3 kesalahan yang paling sering dilakukan seorang enterpreneur di facebook

Facebook merupakan media sosial paling diminati oleh sebagian besar orang Indonesia, penggunanya bukan hanya dari kalangan perkotaan, mereka yang tinggal di pinggiran kota bahkan yang diluar wilayah perkota-an sangat familiar dengan facebook, bahkan boleh dikatakan facebook telah sukses menerapkan brand¬†yang seolah-olah internet adalah facebook dan facebook adalah internet ūüôā

kali ini sikribo menulis tentang kesalahan enterpreneur di facebook, mengingat facebook memiliki kekuatan sosial yang bukan main-main, apa yang sudah kita lakukan di timeline facebook bisa membentuk opini dan penilaian yang tidak bisa kita kendalikan

Pertama,¬†kesalahan pertama adalah tentang karakter posting, sebisa mungkin¬†seorang enterpreneur harus selalu menjaga karakter positif dalam tiap postingannya. karena ini akan sangat berpengaruh terhadap penilaian sosial. Pun jika tidak mampu¬†mengendalikan diri untuk tidak memposting kemarahan, kejengkelan dan berbagai keluhan yang dihadapi sebaiknya segera alihkan perhatian ke hal-hal absurd,¬†posting saja tentang hal yang lucu atau pengalaman unik dan hal-hal lain disekitar anda yang sengaja di buat absurd¬†ini sangat efektif dan lebih bermanfaat setidaknya untuk mengalihkan fikiran dan perasaan diri sendiri. Jangan posting apapun ketika fikiran dan perasaan anda tidak stabil ūüôā

Kedua, Foto-foto. Ya.. foto memiliki pengaruh jauh lebih besar dibandingkan tulisan dan foto yang memuat tulisan memiliki kekuatan 2x lipat lebih besar dari sekedar tulisan saja atau sekedar foto saja. di media sosial biasannya terasa kurang lengkap jika tidak mennyertakan Caption pada setiap posting foto. Permasalahannya adalah sering kali foto yang di unggah adalah foto yang sebenarnya hanya untuk konsumsi pribadi atau keluarga saja dan tidak layak di publikasikan di media sosial, selektif-lah dalam mempublikasikan gambar karena gambar bisa memiliki banyak mana dan setiap makna mempu memberikan jutaan penilaian yang berbeda

Ketiga, kurang membaca. Ini paling mudah terlhat dari posting text yang cukup panjang, ada kalanya pengguna facebook ingin bercerita melalui wall -nya tetapi karena minimnya literasi tentang aktifitas tulis-menulis dan baca membaca akhirnya tulisan menjadi sangat semrawut dengan tanda baca yang tidak pada tempatnya,  berhamburan disana-sini. sulit dinikmati untuk disebut sebagai sebuah cerita apalagi untuk diberi tagline curhat hehe

Nhaaahh… ketiga hal diatas akan sangat berpengaruh bagi kelangsungan hidup seorang enterpreneur di dunia digital marketing, sebaiknya mulai sekarang kita lebih selektif dalam mengomentari atau memposting segala hal yang berhubungan¬†dengan¬†opini pribadi, apalagi membagikan berita yang belum tentu kebenarannya, jangan hanya karena opini pribadi kita terakomodir oleh berita yang kita baca lalu kita bernafsu untuk membagikannya. keep wise guyss

\

\

salam enterpreneur!

Iklan