Gambar

klik wajahnya sekali lagi

WhatsApp pembelajar copy

Iklan

Disrupsi itu hukum alam JANGAN DI LAWAN kalau tidak ingin mati konyol!

sebenarnya posting ini masih ada hubungannya dengan posting terbaru saya di chanel telegram gerai bareng t.me/gerbang silahkan join di chanel itu untuk membacanya.

sekelompok orang yang tidak faham dengan psikologi gen millenial siap-siap terkapar menggelapar dan mati konyol di hantam kenyataan pahit seperti bangkrut, produknya tidak laku, di PHP-in calon pembeli Dll

Hard selling itu generasi Jaman Old, jaman NOw orang tidak suka iklan karena mereka lebih suka mengambil keputusan sendiri berdasarkan keputusan yang berlaku universal, keputusan yang disetujui banyak orang.

“saya membeli ini karena dia juga membelinya” kira-kira begitulah mindset pasar gen millenial. karena itulah belakangan ini kita mengenal profesi baru yaitu ARTIS ENDORSE.
Publik figure yang kerjaannya nunjukin produk yang dia pakai.

ngomong-ngomong soal endorse ini, saya pernah nonton film tentang 2 orang yang hidup bertetangga dimana salah satunya memutuskan untuk bunuh diri karena tidak mampu mengimbangi gaya hidup tetangganya yang selalu gonta-ganti mobil dan memakai produk-produk mahal, diakhir cerita ternyata tetangganya itu sebenarnya jauh lebih miskin dari yang bunuh diri karena semua produk yang dimiliki termasuk mobil adalah barang endorse.

kembali ke disrupsi,

cobalah lebih soft dalam beriklan dan fahami bahwa persamaan dan kesepakatan bersama adalah ciri pasar jaman now.

contoh iklan yang soft dan mengedepankan kesepakatan bersama itu ya postingan ini,

ini sebenarnya iklan.

dan mungkin anda akan mengira saya sedang mengiklankan Chanel Telegram GERAI BARENG padahal bukan, sebenarnya sy sedang mengiklankan konsep bisnis generasi millenial yang saya terapkan di group telegram MBC Network t.me/mbcnetwork

tapi sayangnya MBC Network khusus hanya untuk anda yang lahir antara tahun 1983 – 1994

mungkin anda terlalu tua untuk bergabung di group bisnis itu, silahkan cari group yang lebih tepat.

tq

Melihat peluang emas dunia digital di era millenial

Generasi millenial adalah generasi yang sangat familiar dengan dunia internet, dan sekarang kita berada di generasi itu.

Dijaman Now sulit melihat anak-anak nonton TV seperti beberapa tahun yang lalu karena sekarang mereka lebih asik nonton youtube dibanding TV

Dulu kalau mau beli baju harus blusukan ke pasar sekarang tinggal swip-swip layar gadget di marketplace online

Mau kemana-mana dulu harus nyamperin mamas ojek di pangkalan, sekarang tinggal chitchat di aplikasi ojol (ojok online)

Yaps!
Kita sedang menuju sebuah peradaban baru dimana dunia digital menjadi kekuatan super yang akan merubah segalanya.

Semakin tingginya kedekatan masyarakat dengan dunia digital maka semakin besar pula pasar yg terbentuk bagi pebisnis online.

silahkan bergabung dengan chanel telegram yang aktif membahas peluang emas dunia digital di era millenial dengan cara mengunjungi website t.me/orifagram atau search @orifagram di akun telegram anda

3 kesalahan yang paling sering dilakukan seorang enterpreneur di facebook

Facebook merupakan media sosial paling diminati oleh sebagian besar orang Indonesia, penggunanya bukan hanya dari kalangan perkotaan, mereka yang tinggal di pinggiran kota bahkan yang diluar wilayah perkota-an sangat familiar dengan facebook, bahkan boleh dikatakan facebook telah sukses menerapkan brand yang seolah-olah internet adalah facebook dan facebook adalah internet 🙂

kali ini sikribo menulis tentang kesalahan enterpreneur di facebook, mengingat facebook memiliki kekuatan sosial yang bukan main-main, apa yang sudah kita lakukan di timeline facebook bisa membentuk opini dan penilaian yang tidak bisa kita kendalikan

Pertama, kesalahan pertama adalah tentang karakter posting, sebisa mungkin seorang enterpreneur harus selalu menjaga karakter positif dalam tiap postingannya. karena ini akan sangat berpengaruh terhadap penilaian sosial. Pun jika tidak mampu mengendalikan diri untuk tidak memposting kemarahan, kejengkelan dan berbagai keluhan yang dihadapi sebaiknya segera alihkan perhatian ke hal-hal absurd, posting saja tentang hal yang lucu atau pengalaman unik dan hal-hal lain disekitar anda yang sengaja di buat absurd ini sangat efektif dan lebih bermanfaat setidaknya untuk mengalihkan fikiran dan perasaan diri sendiri. Jangan posting apapun ketika fikiran dan perasaan anda tidak stabil 🙂

Kedua, Foto-foto. Ya.. foto memiliki pengaruh jauh lebih besar dibandingkan tulisan dan foto yang memuat tulisan memiliki kekuatan 2x lipat lebih besar dari sekedar tulisan saja atau sekedar foto saja. di media sosial biasannya terasa kurang lengkap jika tidak mennyertakan Caption pada setiap posting foto. Permasalahannya adalah sering kali foto yang di unggah adalah foto yang sebenarnya hanya untuk konsumsi pribadi atau keluarga saja dan tidak layak di publikasikan di media sosial, selektif-lah dalam mempublikasikan gambar karena gambar bisa memiliki banyak mana dan setiap makna mempu memberikan jutaan penilaian yang berbeda

Ketiga, kurang membaca. Ini paling mudah terlhat dari posting text yang cukup panjang, ada kalanya pengguna facebook ingin bercerita melalui wall -nya tetapi karena minimnya literasi tentang aktifitas tulis-menulis dan baca membaca akhirnya tulisan menjadi sangat semrawut dengan tanda baca yang tidak pada tempatnya,  berhamburan disana-sini. sulit dinikmati untuk disebut sebagai sebuah cerita apalagi untuk diberi tagline curhat hehe

Nhaaahh… ketiga hal diatas akan sangat berpengaruh bagi kelangsungan hidup seorang enterpreneur di dunia digital marketing, sebaiknya mulai sekarang kita lebih selektif dalam mengomentari atau memposting segala hal yang berhubungan dengan opini pribadi, apalagi membagikan berita yang belum tentu kebenarannya, jangan hanya karena opini pribadi kita terakomodir oleh berita yang kita baca lalu kita bernafsu untuk membagikannya. keep wise guyss

\

\

salam enterpreneur!

Digital Imaging Artist, makanan apalagi itu?

Adalah Andrea Marpaung pria asal Jakarta dibalik suksesnya iklan-iklan visual merk ternama seperti Honda, Toyota, Biore, dan Sharp pria ini sukses raup ratusan juta per bulan dari pekerjaan otak-atik gambar menggunakan software photosop untuk membuat iklan visual lebih hidup dan mampu menyampaikan pesan kepada target pasar baik di dalam Negeri maupun di luar negeri.

Ide, ketelitian dan kreatifitas menjadikan profesi ini tergolong sebagai profesi dengan bayaran mahal. Jadi lengkaplah sudah kenyataan bahwa ide adalah satu-satunya asset berharga yang tak akan lekang oleh waktu dan tidak bisa direbut oleh siapapun kecuali Allah SWT.

dan berfikir adalah gudang ide yang mampu membuat seseorang lebih bernilai, lebih dari itu ide juga membuat manusia menjadi lebih bermanfaat bagi orang lain sebagaimana dimaksud oleh hadist nabi “sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain”

“Berfikir adalah pekerjaan yang paling berat diantara sekian banyak pekerjaan, itulah sebabnya sedikit sekali orang yang melakukannya”
(Henry ford)

salam enterpreneur!